Peringatan P5H5M Dan HUT LVRI ke-69 ditutup, Pemkot Palembang Siap Anggarkan APBD 2027.

  • Bagikan
banner 468x60

Diskusi dan Nonton Bareng Perang 5 Hari 5 Malam Palembang, Dengan Narasumber Ketua Legiun Veteran Sumsel, Sejarawan dan Budayawan Sumsel (5/1/2026).

PALEMBANG, KNC.– Rangkaian Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam (P5H5M) yang berlangsung pada 1–5 Januari 1947 di Kota Palembang resmi ditutup, Senin (5/1/2026). Penutupan peringatan tahun kelima ini dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ke-69 Tahun 2026.

Peringatan P5H5M tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Juang Pertempuran Lima Hari Lima Malam, Kita Lestarikan Cagar Budaya Berbasis Pertahanan.” Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan agenda ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.

Example 300x600

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seremoni HUT LVRI ke-69 melalui pemotongan tumpeng di Aula Legiun Veteran RI, Jalan Rajawali, Palembang, disusul pemutaran film dokumenter P5H5M, diskusi sejarah Pertempuran Lima Hari Lima Malam, hingga penutupan resmi peringatan P5H5M 2026 di lokasi yang sama.

Diskusi P5H5M menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ketua DPD LVRI Sumatera Selatan Dr. Ramses PN.D., M.IN, sejarawan Kota Palembang Dr. Kemas Abdul Rachman Panji, S.Pd., M.Si., serta Ketua Pelaksana P5H5M Vebri Al Lintani.

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Ksatria Siguntang Palembang (5/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para veteran dan pejuang, jajaran organisasi kebudayaan dan pariwisata, seniman dan budayawan Palembang, perwakilan OPD Pemkot Palembang, konten kreator, hingga komunitas Sahabat Cagar Budaya dan kerabat Kesultanan Palembang.

Ketua Pelaksana P5H5M, Vebri Al Lintani, menuturkan bahwa penutupan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan P5H5M yang rutin digelar setiap tahun.
“Pada hari penutupan ini kita menggelar ziarah ke TMP, pemutaran film, diskusi P5H5M, hingga penutupan acara bersama LVRI,” ujarnya.

Menurut Vebri, kegiatan ini bertujuan untuk terus mensosialisasikan pentingnya peringatan P5H5M bagi masyarakat Palembang, khususnya generasi muda. Ia menyebutkan bahwa selama lima tahun pelaksanaan, kegiatan P5H5M masih mengandalkan dana swadaya komunitas sejarah.

“Ke depan kami berharap keterlibatan pemerintah daerah semakin kuat. Alhamdulillah, Wali Kota Palembang Ratu Dewa telah menyatakan dukungannya, bahkan direncanakan kegiatan ini akan dianggarkan melalui APBD Kota Palembang pada 2027,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD LVRI Sumsel Dr. Ramses PN.D., M.IN menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga rangkaian kegiatan P5H5M dan HUT LVRI dapat berjalan lancar.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Semoga peringatan P5H5M ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin. Ia memastikan pihaknya akan menyiapkan anggaran untuk mendukung peringatan P5H5M mulai 2027.
“Kami akan menyusun anggaran agar peringatan P5H5M dapat dilaksanakan selama lima hari penuh dan tidak lagi mengandalkan swadaya, melainkan melalui APBD Kota Palembang,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Palembang untuk mendukung pelestarian sejarah dan pengembangan potensi wisata sejarah di Kota Palembang.
“Kami optimis peringatan P5H5M 2027 akan lebih besar dan meriah, sekaligus menjadi momentum mengangkat jejak perjuangan sebagai destinasi wisata sejarah,” pungkasnya.

Foto: RedaksiKNC | Kontributor: DDO | Editor: ARPAN

Bung Baja Hadiri kegiatan Diskusi Sejarah Pertempuran 5 Hari 5 Malam

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *