Forwida Sumsel Dorong Kebangkitan UMKM Kerajinan Melalui Lokakarya Revitalisasi Sentra Souvenir dan Aksesori Penganti

  • Bagikan
banner 468x60

PALEMBANG, KNC.— Forum Pariwisata dan Budaya (Forwida) Sumater Selatan kembali menggerakkan potensi UMKM lokal melalui Lokakarya Revitalisasi Sentra Kerajinan Souvenir dan Aksesori Perlengkapan Pengantin Sumatera Selatan, yang berlangsung pada Rabu–Kamis, 26–27 November 2025, di Auditorium Graha Bina Praja, Pemerintah Provinsi Sumsel.

Example 300x600

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Kurniawan Abadi, S.E., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Forwida dalam memperkuat sektor budaya dan ekonomi kreatif daerah. Menurutnya, revitalisasi sektor kerajinan adalah langkah strategis untuk memperkuat pariwisata Sumsel sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Ketua Forwida Sumsel, Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, M.T., menegaskan bahwa lokakarya ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan inovasi bagi para pelaku UMKM. Ia mengungkapkan bahwa industri kerajinan tradisional semakin terpinggirkan akibat minimnya regenerasi.

“Banyak anak muda lebih memilih profesi lain dan tidak lagi meneruskan usaha kerajinan keluarga. Selain itu, usaha kerajinan masih dikelola secara tradisional sehingga dianggap kurang menjanjikan,” ujarnya.

Diah berharap lokakarya ini dapat menghidupkan kembali minat generasi muda untuk terlibat di sektor kerajinan tradisional. Dengan keterlibatan mereka, kebudayaan bisa dilestarikan, UMKM kembali tumbuh, dan pariwisata Sumsel mendapat nilai tambah.

Lokakarya ini menghadirkan deretan narasumber dari berbagai bidang, mulai dari inovasi desain, digitalisasi pemasaran, penguatan branding, hingga literasi investasi dan permodalan. Para pelaku UMKM yang telah sukses juga turut berbagi pengalaman sebagai inspirasi bagi peserta.

“Kami ingin peserta pulang membawa pengetahuan baru, jejaring baru, dan solusi praktis atas tantangan yang mereka hadapi,” tambah Diah.

Sementara itu, Kurniawan mengatakan bahwa program seperti ini sangat penting untuk membuka sudut pandang generasi muda terhadap peluang usaha di bidang kerajinan dan industri kreatif. Menurutnya, revitalisasi akan memberikan dampak besar apabila dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. (ARPAN)


Rangkaian Materi Lokakarya

Hari Pertama – Rabu (26/11/2025)

Revitalisasi sentra kerajinan berbasis budaya lokal – Kristanto Januardi, S.S., M.M. (diwakili Wanda Lesmana)
Inovasi desain souvenir & aksesori pengantin modern – Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, M.T.
Digitalisasi UMKM – Dr. Isabella, S.I.P., M.Si.
Studi kasus sukses UMKM souvenir lokal – Kgs. M. Dani (Souvenir Cek Ala)
Studi kasus sukses UMKM aksesori pengantin – Samara Collections
• Diskusi & refleksi hari pertama – Moderator: Dr. Kemas A.R. Panji, S.Pd., M.Si.

Hari Kedua – Kamis (27/11/2025)

Strategi pemasaran digital – Ardiansyah Adam, S.Kom., M.M.
Manajemen UMKM – Prof. Yuliani
Akses permodalan & kemitraan usaha – Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M.
• Diskusi panel – Moderator: Suryati Ali, S.H., M.H.
• Pemaparan lembaga pendukung: BNI, BSI (KUR & start-up financing), serta Kemenkumham Sumsel (HAKI) oleh Yeni Yakob, S.H., M.H.
Penyusunan Rencana Revitalisasi – Panitia
• Penutupan & penyerahan sertifikat oleh Ketua Forwida Sumsel. (Rilis Panpel)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *